Daerah  

BPJN NTT segera Kerjakan Proyek IJD Senilai Rp900 Miliar Lebih

Avatar photo
Reporter : Cyriakus Kiik Editor: Redaksi
Foto : Agustinus Junianto, ST, MT

Kupang, JurnalDemokrasi.comBalai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Timur (NTT) segera mengerjakan 11 paket kegiatan/proyek Peningkatan Jalan Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahap I Kloter I dengan nilai sekira Rp135,6 Miliar.

Pelaksanaan Paket Kloter I tersebut merupakan bagian dari 28 paket kegiatan Peningkatan Jalan Daerah yang dibiayai dari dana IJD Tahun Anggaran 2023 dengan total nilai sekira Rp 900 Miliar lebih.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Demikian dikatakan Kepala BPJN NTT Agustinus Junianto, ST, MT kepada tim media ini di ruang kerjanya, Selasa (01/08/2023).

Junto, begitu akrabnya Agustinus Junianto, menjelaskan, 11 paket kegiatan pada Tahap I Kloter I tersebut ditenderkan oleh BP2JK NTT.

“Kontrak sudah ditandatangani sehingga segera dilaksanakan. Kami harap masyarakat dapat mendukung kerja kami di lapangan,” harap Junto.

Dalam pelaksanaan, lanjut Junto, kegiatan Paket IJD ini dibagi dalam beberapa tahap dan kloter. Untuk pelaksanaan kegiatan Kloter I sekira Rp136 M (paket dengan nilai fiscal rendah, red) tersebut masuk dalam pelaksanaan paket kegiatan IJD Tahap I dengan total nilai Rp292,3 Miliar.

“Jadi, yang diakomodir di tahap I kloter I ini adalah 11 paket yang fiskalnya rendah,” ujarnya.

Sedangkan sisa dana Tahap I senilai Rp156,7 Miliar tersebut akan dilaksanakan pada paket kegiatan Kloter II.

“Dalam pelaksanaan kegiatan IJD tahap I hanya dilaksanakan paket kegiatan yang nilai pekerjaannya kecil. Sedangkan paket-paket kegiatan yang nilai pekerjaannya tinggi dan sedang akan dilaksanakan pada tahap berikutnya”, kata Junto.

Disebutkan, ada daerah-daerah yang fiskalnya tinggi. Daerah-daerah yang fiskalnya tinggi dan sedang ini belum diakomodir di tahap I. Tetapi akan diakomodir di tahap selanjutnya.

Baca Juga :   12 Desa di Lembata Bahas Perdes Perlindungan PMI