Aset Mantan Bendahara BPBD Flotim Disita Jaksa Terkait Kasus Korupsi Dana Covid-19

Avatar photo
Reporter : Oncu Labina Editor: Cyriakus Kiik

Larantuka, JurnalDemokrasi.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Flores Timur melakukan eksekusi sita aset yang dimiliki mantan bendahara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Flores Timur (Flotim) Petronela Letek Toda terkait kasus korupsi dana Covid-19.

Aset yang disita berupa tanah beserta bangunan dan kos-kosan yang berada di Larantuka RT 21/RW 07 Kelurahan Sarotari Kecamatan Larantuka Kabupaten Flotim

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Kornelis Oematan selaku Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Flotim kepada media di Larantuka, ibukota Kabupaten Flotim, Senin (24/02/2024), mengatakan, penyitaan aset ini dilakukan setelah adanya kekuatan hukum tetap Pengadilan Negeri (PN) Flotim yang memutuskan Petronela Letek Toda harus membayar uang negara sebesar Rp972 juta selama satu bulan ke depan.

“Bila tidak melakukan pembayaran maka semua asetnya disita Kejari Flotim untuk melunasi kerugian negara”, ujarnya.

Baca Juga :   Hari Ini, Sidang Gugatan PTUN Anggota DPRD Malaka Marius Boko Terhadap Gubernur NTT