BUNGUL!! Sekjen PWI Laporkan Dewan Kehormatan PWI ke Dewan Kehormatan PWI

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Cyriakus Kiik

Jakarta, JurnalDemokrasi.com – Ini benar-benar lucu bin konyol akut bin bungul blass! Itulah respon spontanitas yang dikemukakan Wilson Lalengke atas surat terbaru Sekjen PWI, Sayid Iskandarsyah, nomor: 354/PWI-P/LXXVIII/2024, tertanggal 24 April 2024 yang ditujukan kepada Dewan Kehormatan PWI. Bagaimana tidak, surat tersebut tentang pelaporan pelanggaran Dewan Kehormatan PWI Pusat yang ditujukan kepada Dewan Kehormatan PWI Pusat.

“PWI ini tiba-tiba menjadi organisasi badut, yang ingin melucu tapi terlihat sangat konyol dan tolol. Orang Banjar bilang, bungul alias super goblok. Rekan saya mantan wartawan Suara Pembaruan mengatakan ‘kehilangan akal sehat’,” ujar Wilson Lalengke, Kamis (25/04/2024).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dalam suratnya yang dikirimkan ke berbagai media pada Kamis (25/04/2024) hari ini, Sayid Iskandarsyah menyalahkan Dewan Kehormatan dan melaporkan seluruh personil Dewan Kehormatan PWI, dari unsur ketua hingga anggotanya, ke Dewan Kehormatan PWI. “Pertanyaan sederhana kita, apakah mungkin Ketua Dewan Kehormatan PWI, Sasongko Tedjo mengadili dirinya sendiri? Saya menilai ada kepanikan luar biasa pada diri para pengurus yang tertangkap tangan melakukan tindak kriminal korupsi sehingga mereka kehilangan kewarasan dalam berpikir, bersikap, dan berperilaku saat merespon konsekuensi logis dari perbuatan bejat mereka,” jelas lulusan pasca sarjana bidang Global Ethics dari Birmingham University, England, itu.

Untuk menggambarkan kondisi psikologis dan cara berkelit para penggarong uang rakyat di organisasi PWI peternak koruptor tersebut, Wilson Lalengke menyitir anekdot peristiwa tanya-jawab polisi versus pencuri sapi berikut ini:

Polisi: Apakah Anda mencuri sapi si Fulan?

Sayeeet: Tidak Pak!

Polisi: Buktinya kamu tertangkap tangan sedang membawa sapinya si Fulan!

Sayeeet: Oh ini… (sambil nyengir), begini Pak, saya nemu tali di belakang rumah si Fulan, lalu saya ambil talinya buat jemuran di rumah, ternyata ada sapi di ujung tali yang ikut saat saya tarik talinya bawa ke rumah.

Baca Juga :   10 Juta Buruh Pilih Ganjar-Prabowo