Opini  

Simpang-siur Asal-usul RS Pratama Malaka

Avatar photo
Reporter : Cyriakus Kiik Editor: Redaksi

Oleh: Benyamin Mali, Diaspora Malaka Jakarta

BERITA seputar RUMAH SAKIT PRATAMA, Kabupaten Malaka, berjudul: ”Heboh! Pembangunan Rumah Sakit Pratama di Malaka Terancam Batal” yang ditulis oleh TARSI KLAU, wartawan bidiknusatenggara.com, memang meng-HEBOH-kan masyarakat Malaka, kalau tidak mau dikatakan ”menggemparkan”.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Bagi saya, kehebohan itu bukan pertama-tama dan terutama karena ancaman pembatalannya – kalau sungguh jantan, ya silakan batalkan! – tetapi lebih-lebih karena : (1) ”terbersit klaim sepihak seputar asal-usul keberadaannya dan pembangunannya, sementara klaim sepihak itu oleh sumber lain dipandang sebagai ’tidak benar’ bahkan ’bohong’, dan karena itu, klaim itu menyiratkan suatu ’pembohongan publik’ yang sarat dengan ’intrik politik’; (2) ancaman itu keluar dari mulut seorang wakil rakyat, yang – menurut hemat saya – tidak pada tempatnya tersembur dari mulutnya, lantaran statusnya sebagai ’wakil-rakyat’ dan lantaran fungsi hakiki dari Rumah Sakit Pratama itu adalah untuk kepentingan rakyat yang telah memilihnya.

Tulisan ini merupakan suatu analisis terhadap postingan berita bidiknusatenggara.com dan saya layangkan untuk menagih ’klarifikasi’ langsung yang jujur dan transparan dari Saudara MELKI LAKA LENA (MLL), Wakil Rakyat Dapil 2 Provinsi Nusa Tenggara Timur dari Partai Golkar. Karena berita ini telah menyebar luas melalui media bidiknusatenggara.com, maka saya meminta agar klarifikasi itu, entah benar atau bohong, harus disebarkan melalui media sosial agar diketahui oleh seluruh masyarakat yang lagi bingung.

BETULKAH KLAIM BAPA RAJA DAN PARTAI GOLKAR INI?
Kami, masyarakat Malaka, di mana pun berada, bingung dan bertanya-tanya dengan pernyataan saudara dewan MLL seputar orisinalitas keberadaan RS PRATAMA di Kabupaten Malaka. Kebingungan dan pertanyaan-pertanyaan itu muncul karena informasi yang selama ini beredar di kalangan masyarakat Malaka sangat jauh berbeda dari apa yang dikatakan oleh saudara dewan MLL dalam kunjungan kerjanya di Malaka, khususnya di hadapan masyarakat Umatoos.

Baca Juga :   Menakar Dampak Putusan MKMK Terhadap Putusan MK Soal Usia Capres-Cawapres

Ada dua pernyataan sang wakil rakyat yang membuat kami bingung dan bertanya-tanya.

Pertama, “Jadi hadirnya Rumah Sakit Pratama di Malaka itu karena aspirasi dari bapak Raja (Ketua Golkar Malaka) disampaikan kepada saya, kemudian saya usulkan ke Kementerian Kesehatan.”

Kedua, “Saya ulangi lagi. Hari ini saya bisa tarik kembali anggarannya. Saya tahu ada celah untuk itu. Tapi bapak Raja bilang tidak usah, jadi biarkan saja. Rumah Sakit Pratama itu murni aspirasi Golkar.”

Pertanyaan kami terhadap pernyataan yang terkesan ’arogan’ ini adalah: ”Betulkah usul-saran aspiratif Rumah Sakit Pratama di Kabupaten Malaka itu datang dari mulut seorang BAPA RAJA, Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Malaka, dan MURNI ASPIRASI GOLKAR, sebagaimana saudara dewan MLL katakan?”

Suatu klarifikasi yang jujur dan transparan dari Saudara MLL terkait asal-muasal IDE perlunya tambahan sebuah rumah sakit di Kabupaten Malaka sangat penting bagi kami masyarakat Malaka agar kami tidak terus diliputi kebingungan, hal mana selanjutnya dapat menumbuhkan benih-benih keraguan dan ketidakpercayaan terhadap kredibilitas Dr. Simon Nahak, SH, MH sebagai Pimpinan Daerah Kabupaten Malaka saat ini, yang pada gilirannya dapat membuyarkan kepercayaan kami kepada beliau dan membuat kami menjatuhkan pilihan politik pada beliau dalam Pilkada Malaka November 2024 nanti.

Sekali lagi saya menegaskan bahwa karena pernyataan saudara MLL sudah tersebar luas melalui berbagai media sosial, misalnya bidiknusatenggara.com, maka saya meminta agar klarifikasi saudara dewan MLL disebarkan juga melalui media sosial, khususnya bidiknusatenggara.com agar diketahui oleh seluruh masyarakat Malaka di mana pun berada.
Pertanyaan itu perlu dijawab dengan jujur apa adanya sesuai fakta historis, sebab selama ini masyarakat Malaka mendapat informasi yang berbeda sama sekali dengan apa yang saudara dewan katakan. Kami, masyarakat Malaka di mana pun berada, berhak memperoleh informasi yang sesungguhnya dan sejujurnya, agar kami tahu dengan pasti ”mana informai yang benar dan sesungguhnya, dan mana informasi yang tidak benar dan tidak sesungguhnya.”

Baca Juga :   Aroma Politik di Balik Lokasi RS Pratama Malaka

Klarifikasi yang jujur ini penting dan urgen agar kami yakin dengan sungguh bahwa wakil rakyat kami, yang bernama MLL, adalah seorang wakil rakyat yang jujur dan transparan, dan tidak sedang menyebarkan kebohongan publik kepada kami, hanya karena mau membangun suatu opini umum yang egoistik dan egosentristik. Jawaban yang jujur dan terbuka di media itu urgen sifatnya, demi kredibilitas saudara MLL di muka masyarakat pemilih di Malaka, lebih-lebih menjelang Pemilihan Umum, 14 Pebruari 2024. Bahkan bukan hanya itu! Klarifikasi yang jujur dan sesungguhnya itu pula demi untuk menegakkan NAMA BAIK dan KREDIILITAS Pemerintah Malaka, terutama Bupati Malaka, Dr. Simon Nahak, SH, MH di mata masyarakat Malaka.

”Kalau ’YA’ hendaklah kamu katakan ’YA, kalau ’TIDAK’ hendaklah kamu katakan ’TIDAK’ supaya kamu jangan kena hukuman…” (Yakobus 5:12; bdk. Matius 5:37).

Disclaimer:
Artikel Ini Merupakan Kerja Sama MensaNews.Com Dengan Diaspora Malaka. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Diaspora Malaka.