Herman ‘Marhaenis Soekarno’ Seran, Caleg PDIP Dapil NTT 7 Siap Mendorong Akselerasi Pembangunan Wilayah Perbatasan RI-Timor Leste-Australia

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Cyriakus Kiik

Betun, JurnalDemokrasi.com – Herman Seran, salah satu Calon Legislatif (Caleg) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), siap mendorong akselerasi pembangunan wilayah perbatasan RI dengan Timor Leste dan  Australia.

Maklum, Herman sendiri telah lama aktif pada Badan Pendidikan dan Pelatihan Daerah (Badiklatda) PDI Perjuangan NTT. Aktivitasnya di badan inilah yang memicu semangat Marhaenisme Soekarno, Presiden RI Pertama, terpatri dalam dirinya.

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Karena itulah, Herman bermimpi besar untuk memperjuangkan nasib orang-orang marhaen atau orang-orang terpinggirkan di NTT dengan menjadi anggota DPRD NTT melalui PDI Perjuangan.

Sebagai Caleg DPRD NTT 7, Herman memiliki agenda besar mendorong akselesari pembangunan wilayah perbatasan RI dengan Timor Leste dan Australia dengan memperhatikan keunggulan kompetitif setempat terutama faktor kultural dan spiritual.

“Saya adalah  kader partai yang kembali ke rumah besar banteng moncong putih. Saya sudah menjadi anggota PDI Perjuangan sejak 2003.  Semangat marhaenisme Soekarno sudah merasuki saya sejak SMP ketika saya tinggal di lingkungan orang-orang PDI waktu itu di Kefamenanu (ibukota Kabupaten Timor Tengah Utara, red)”, tandas Herman.

Herman sudah lama bicara tentang pengembangan SDM, pengembangan infrastruktur dan juga pengembangan ekonomi rakyat perbatasan.

“Kita berbatasan langsung dengan Timor Leste dan Australia tapi tidak memanfaatkan peluang itu dengan baik. Kita bisa belajar dari India, Arab dan negara-negara Afrika yang memanfaatkan posisi mereka yang berbatasan dengan Eropa”, tandas Herman.

Pertanyaan mengapa bukan Caleg Pusat atau Kabupaten tapi harus Propinsi,  karena Propinsi itu lebih holistik dari kabupaten. Selain itu,  Herman sendiri menyadari kalau diq belum sanggup berkiprah di kontestasi pileg pusat.

“Saya berpendapat, lebih baik melakukan hal kecil dengan baik daripada melakukan hal-hal besar tetapi seadanya bahkan secara buruk”, demikian Herman.

Baca Juga :   Tiga Rekor Mike Tyson yang Tidak Tersentuh Jake Paul Sampai Kiamat

Bila terpilih menjadi anggota DPRD NTT dalam Pemilu 2024, peneliti senior ini akan mengawal jalan-jalan propinsi yang mangkrak sekian lama,  mengadvokasi pengembangan wilayah pegunungan dengan membuka akses dan sarana air bersih.

“Kita juga mau memperjuangkan ekonomi kreatif NTT terutama seni, budaya dan olahraga. Advokasi produk-produk lokal juga akan menjadi perhatian kita”, demikian Herman.

Dapil NTT 7 meliputi Kabupaten Malaka, Belu dan Timor Tengah Utara (TTU). Sebagai Caleg, Herman maju melalui PDI Perjuangan Nomor Urut 5. Dia memohon doa restu dan dukungan masyarakat Malaka, Belu dan TTU. Pun tidak ragu-ragu memilihnya menjadi anggota DPRD NTT Periode 2024-2029.

Herman adalah pengagum berat Presiden RI Pertama, Soekarno, dan ajaran-ajarannya yang dikenal dengan Marhaenisme karena keberpihakannya yang nyata kepada kaum terpinggirkan.  ***