Lima Pakar Temukan Sirekap Kunci Perolehan Suara, Roy Suryo: Teknologi Dibuat Kejahatan

Avatar photo
Reporter : Redaksi Editor: Cyriakus Kiik

Jakarta, JurnalDemokrasi.com – Pakar Telematika Roy Suryo mengatakan, sudah ada lima pakar yang menemukan kejanggalan dalam aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) KPU. Lima pakar tersebut yakni Dr Leony Lidya lulusan ITB, Hairul Anas Suaidi Sekjen IA ITB, Prof Dr Sugijanto dari Unair, dan Benhard dari ITB.

“Terakhir saya. Kita masing-masing memiliki temuan bahwa ada algoritma yang dipasangkan pada sistem Sirekap,” ujar Roy dalam Dialog Spesial Rakyat Bersuara di iNews TV, Selasa (19/03/2024).

Advertisement
Scroll kebawah untuk lihat konten

Dia membongkar beberapa sistem pada Sirekap yang disebutnya dapat membuat kesalahan dalam membaca data. Salah satunya mengunci perolehan suara pasangan calon tertentu atau sebaliknya dapat melipatgandakan perolehan suara.

“Ketika angka itu tiba-tiba bisa melonjak tajam, hasil dari OCR (Optical Character Recognizer), OMR (Optical Mark Reader) yang tadinya cuman 17 harusnya terbaca 11, tapi itu terbacanya bisa sampai 917 di Sirekap,” katanya.

Meski KPU sering menyebutkan Sirekap hanyalah alat bantu, namun semua kejanggalan yang ada tidak dapat dibiarkan begitu saja.

Baca Juga :   TNI Ungkap 7 Korban Penganiyaan Anggota di Boyolali